Nama : Rianti Aisyah Yusuf
Kelas : XI IPA 4
No.absen : 20
Tugas 1
1,2
Tugas 2
Tugas 3
Tugas 4
Jumat, 23 Mei 2014
Kamis, 22 Mei 2014
Bab I Gerak Rotasi Benda
Nama : Rianti Aisyah Yusuf
Kelas : XI IPA 4
Tugas 1
Hilang
Ket: Tapi pak sudah foto atau sudah ambil
Tugas 2
Tugas 3
Kelas : XI IPA 4
Tugas 1
Hilang
Ket: Tapi pak sudah foto atau sudah ambil
Tugas 2
Tugas 3
Senin, 12 Mei 2014
Tugas Bab III Teori Kinetik Gas
Kelas: XI IPA 4
No. absen : 20
Tugas 1
Contoh soal
Tugas 2
Uji kompetensi 1
Hal. 50
Tugas 3
Contoh soal
Tugas 4
Uji Kompetensi 2
Hal. 55
Selasa, 08 April 2014
Tugas Bab II Fluida
Nama : Rianti Aisyah Yusuf
Kelas : XI IPA 4
Materi : Fluida
No. Absen : 20
Tugas 1
Tugas 2
Tugas 3
1. Gaya angkat pesawat terbang
Gaya angkat pesawat terbang bukan karena mesin, tetapi pesawat bisa terbang karena memanfaatkan hukum bernoulli yang membuat laju aliran udara tepat di bawah sayap, karena laju aliran di atas lebih besar maka mengakibatkan tekanan di atas pesawat lebih kecil daripada tekanan pesawat di bawah.
Kelas : XI IPA 4
Materi : Fluida
No. Absen : 20
Tugas 1
Tugas 2
1 1. Sebuah dongkrak hidrolik mempunyai
pengisap kecil yang berdiameter 8 cm dan pengisap besar 32 cm. Apabila pegisap
kecil ditekan dengan 100 N, gaya yang dihasilkan pada pengisap besar sebesar .
. . N
2 2. Hitung tekanan hidrostatik yang dialami benda di kedalaman 75 cm pada:
a. air (ρ = 1.000 kg/m3);
b. minyak (ρ = 800 kg/m3);
c. raksa (ρ = 13.600 kg/m3).
( g = 9.8 m/s2)
Jawab :
Tugas 3
1. Gaya angkat pesawat terbang
Gaya angkat pesawat terbang bukan karena mesin, tetapi pesawat bisa terbang karena memanfaatkan hukum bernoulli yang membuat laju aliran udara tepat di bawah sayap, karena laju aliran di atas lebih besar maka mengakibatkan tekanan di atas pesawat lebih kecil daripada tekanan pesawat di bawah.
Pesawat
dapat terbang karena adanya momentum dari dorongan horizontal mesin pesawat
(egine) kemudian dorongan egine tersebut akan menimbulkan percepatan kecepatan
aliran udara dibawah dan diatas sayap pesawat.
Gaya
lain yang bekerja pada pesawat selama diudara yaitu LIFT dan THRUST yang
keduanya merupakan kunci untuk penerbangan. Gaya-gaya tersebut oleh para
perancang pesawat diperhitungkan untuk mengatasi DRAG dan WEIGHT. Gaya angkat (
LIFT ) dihasilkan oleh permukaan sayap yang dirancang agar tekanan udara diatas
permukaan lebih kecil dari bagiah bawah. Gaya-gaya lain yang bekerja untuk
menjaga agar pesawat tetap berada di udara yaitu THRUST. Gaya ini menarik
pesawat kearah depan, biasanya gaya ini diperoleh dari putaran baling-baling (
PROPELLER ) mesin atau dorongan mesin jet. Gaya maju ( THRUST ) dan gaya angkat
( LIFT ) akan bekerja bersamaan untuk menarik pesawat kearah depan dan
meninggalkan darat.
Akibatnya terjadi
gaya angkat pesawat dari hasil selisih antara tekanan di atas dan di bawah di
kali dengan luas efektif pesawat.
2.
2.
Tugas 4
Hal. 37 dan 39
Nomor 9 dan 7 esai
Langganan:
Postingan (Atom)
















